Logo LAPAN

Logo LAPAN memiliki filosofi sebagai berikut:

  • Logo LAPAN menggambarkan wahana antariksa yang sedang meluncur dan melambangkan lembaga keantariksaan yang bertekad mencapai cita-cita tinggi menuju Indonesia yang maju dan mandiri.
  • Empat komponen pada logo LAPAN yang beriringan, melambangkan empat kompetensi LAPAN yaitu:
    1. Sains antariksa dan sains atmosfer;Teknologi penerbangan dan antariksa;
    2. Penginderaan jauh; dan
    3. Kajian kebijakan penerbangan dan antariksa.
    4. Warna biru langit adalah warna ciri LAPAN sebagai lembaga keantariksaan.
  • Warna kuning api (dengan/tanpa gradasi warna) adalah warna nyala api, sebagai lambang semangat pendorong menuju kemajuan dan kemandirian.
  • Tulisan LAPAN yang futuristik menggambarkan transformasi LAPAN yang bervisi masa depan.

Sejarah Logo LAPAN :

30 Desember 1965

Berdasarkan arsip yang dimiliki LAPAN, ditemukandokumen resmi yang memuat logo LAPAN. Dalam kopsurat bertanggal 30 Desember 1965 tersebut, terlihatlogo LAPAN terdiri dari empat unsur yaitu Roket,Sayap, Peta Indonesia berada dalam lingkaran yangdikonotasikan sebagai bumi.Berdasarkan artikel pada Majalah Interkom Nomor71-94/95, RJ Salatun Kepala LAPAN periode 1971-1978, tidak ada keistimewaan tertentu yangmendasari gagasan untuk menciptakan logo LAPANpertama kali. Hanya terpikirkan untuk menggunakansayap sebagai lambang penerbangan dan roketsebagai lambang antariksa dalam logo LAPAN. Melaluitangan seorang seniman terwujudlah sebuah logo.

1974-2006

Logo yang dipakai era 1974-2006 ini tidak mengalami perubahan dari sisi unsur pembentuknya (roket dan sayap). Namun logo ini menghilangkan unsur peta dan lingkaran, dengan sayap yang terlihat lebih besar yang melambangkan perkembangan organisasi LAPAN pada waktu itu. Secara resmi logo kedua LAPAN ini tercantum dalam Pedoman Administrasi Umum di lingkungan LAPAN berdasarkan Keputusan Kepala LAPAN Nomor: LPN/070/SK/119/XII/1983 1974 – 2006

2004-2005

Logo yang dipakai sekitar tahun 2004-2005, terlihat logo ini merupakan perpaduan antara logo pertama dengan logo ketiga. Tidak ada peraturan formal yang mengatur tentang logo ini, namun diaplikasikan pada baju kerja, plakat, hingga souvenir. Ini merupakan varian logo tidak resmi namun banyak digunakan. 2004 – 2005

2006 – 2015

Pemaknaan gambar Roket pada logo ini merupakan pencerminan dari produk andalan LAPAN untuk rancang bangun teknologi antariksa sebagai aplikasi kegiatan di ruang angkasa (remote sensing, riset atmosfer dan matahari) serta penelitian pengembangan teknologi kedirgantaraan LAPAN secara keseluruhan. Gambar Roket tersebut memiliki panjang sekitar 17 satuan ukuran yang dimaksudkan untuk mengingatkan tanggal kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Sayap Burung Garuda yang mengapit Roket menandakan identitas yang mengandung makna kegiatan LAPAN yang dinamis. Jumlah bulu pada masing-masing sayap pun juga memiliki beberapa makna, antara lain bulu pada tiga baris pertama berjumlah 27 helai merujuk pada tanggal kelahiran LAPAN. Sementara bulu pada sisi sayap paling luar berjumlah 11 helai menunjukkan bulan ke sebelas (November) yaitu bulan kelahiran LAPAN. Sedangkan keseluruhan bulu pada sayap sebanyak 63 helai diartikan sebagai tahun kelahiran LAPAN. Dengan demikian Sayap Burung Garuda didalamnya terkandung makna tanggal, bulan dan tahun berdirinya LAPAN yaitu tanggal 27 November 1963. Tulisan “LAPAN” yang terletak dibawah Roket dan Sayap Burung Garuda mengandung makna bahwa LAPAN sebagai instansi yang menaungi segala kegiatan penelitian dan pengembangan kedirgantaraan nasional. 2006 – 2015

2015-Sekarang

Logo baru LAPAN divisualisasikan melalui empat bidang universal yang diwakili bentuk eliptik, yang mempresentasikan empat kompetensi utama LAPAN, yaitu Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Penginderaan Jauh, Sains Antariksa dan Atmosfer, serta Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa. Warna biru langit yang dominan pada logo menjadi ciri tradisional logo LAPAN sebelumnya. Sedangkan warna kuning api melambangkan gelora dan semangat membara seluruh elemen LAPAN untuk mewujudkan cita-cita penerbangan dan keantariksaan nasional yang luhur dan jaya di angkasa.