Karakteristik Awan Cirrocumulus: Pengertian, Jenis, dan Bentuk-Bentuknya

Setiap hari pasti Anda melihat awan di langit biru, baik itu pada pagi hari maupun sore hari. Awan merupakan elemen dan benda yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain itu, jenis-jenis awan sangatlah banyak. Awan dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu awan sebagai penanda cuaca, awan pelindung sinar matahari, dan lain sebagainya. Awan ini dibedakan berdasarkan tingkatannya. Setiap awan pasti terbagi menjadi 4 tingkatan. Yaitu awan dalam kondisi tinggi, sedang, rendah, dan dalam kondisi perkembangan vertikal. Awan mempunyai jenis yang sangat banyak, salah satunya adalah awan cirrocumulus. Kira-kira bagaimana karakteristik dari awan cirrocumulus tersebut? Yuk, simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

Karakteristik Awan Berdasarkan Tingkatannya

Berikut ini beberapa karakteristik awan berdasarkan tingkatannya yaitu sebagai berikut :

Awan Tinggi

Keluarga awan yang satu ini berada dalam kawasan tropis. Awan ini terletak pada ketinggian antara 6-1 km. Jika awan ini berada di iklim sedang, maka awan tersebut akan terletak pada ketinggian 5-13 km. Dan jika awan tersebut terletak pada ketinggian 3-8 km akan berada di wilayah kutub utara.

Awan Sedang

Keluarga awan ini akan berada di wilayah tropis jika terletak pada ketinggian 2-8 km. Jika di iklim sedang, awan ini akan berada pada ketinggian 2-7 km. Akan tetapi jika awan tersebut berada di kutub utara, awan ini akan berada di ketinggian antara 2-4 km.

Awan Rendah

Awan jenis ini terletak diantara ketinggian kurang dari 3 km.

Awan Perkembangan Vertikal

Awan jenis ini terletak pada ketinggian kurang lebih 500 sampai 1500 m.

Pengertian Awan Cirrocumulus

Awan ini termasuk dalam kategori awan tinggi. Jenis awan Cirrocumulus merupakan sebuah awan yang mempunyai bentuk terputus-putus. Partikel awan ini terdiri dari kristal es yang mempunyai bulatan kecil. Bulatan kecil tersebut umumnya mempunyai warna putih dan terlihat seperti domba yang menimbulkan bayangan.

Awan tinggi ini muncul sebagai formasi massa dari warna putih menjadi warna biru pucat dan memiliki tekstur yang sangat halus. Selain itu, awan ini seperti pola bulat yang bergelombang dalam kelompok yang mempunyai bentuk yang sangat teratur.

Jenis Awan Cirrocumulus

Setiap awan pasti mempunyai jenis tersendiri. Awan cirrocumulus ini mempunyai banyak jenis. Berikut ini beberapa jenis awan cirrocumulus yaitu sebagai berikut :

Cirrocumulus Stratiformis ( Cc-Str)

awan Cirrocumulus Stratiformis ( Cc-Str)

Jenis awan cirrocumulus yang pertama ini merupakan Cirrocumulus stratiformis. Awan ini merupakan awan yang mempunyai ukuran yang sangat kecil dan menutupi sebagian langit. Jenis awan yang satu ini termasuk kedalam awan yang mempunyai lapisan tipis.

Awan ini mempunyai banyak ruang diantara masing-masing awan yang berada dalam lapisan tersebut. Awan ini terdapat dalam ketinggian antara 6000 m.

Cirrocumulus Lenticularis (Cc-Len)

awan Cirrocumulus Lenticularis (Cc-Len)

Jenis cirrocumulus yang selanjutnya adalah awan cirrocumulus lenticularis. Cirrocumulus lenticularis ini merupakan awan yang mempunyai tekstur yang sangat halus. Selain itu, awan ini juga mempunyai bentuk seperti lensa atau almond. Awan ini dapat terbentuk karena disebabkan oleh gelombang atmosfer.

Penyebaran awan ini terlihat teratur dan memanjang. Awan ini akan terbentuk ketika udara naik ke atas. Atau bisa dikatakan terjadinya penguapan. Akan tetapi, berbeda dengan biasanya awan ini akan berada pada ketinggian 6000 m jika terletak di daerah pegunungan.

Cirrocumulus Castellanus ( Cc-Cas)

awan Cirrocumulus Castellanus ( Cc-Cas)

Awan yang satu ini mempunyai bentuk seperti menara. Akan tetapi, bentuk dan susunannya lebih bulat ketika terjadi penguapan dari setiap garis lapisan bawah awan. Munculnya awan jenis castellanus ini menandakan bahwa atmosfer terjadi ketidakstabilan.

Awan castellanus ini akan terbentuk dan terjadi ketika kondensasi sedang berlangsung. Jika awan ini terjadi kondensasi, hal ini dapat menyebabkan udara akan naik dari dasar awan. Selain itu, apabila udara naik ke awan, maka kondensasi tersebut tidak akan stabil dan terbentuk awan ini.

Baca juga: Mengenal Awan Cirrus : Karakteristik dan Penyebab Terjadinya

Cirrocumulus Floccus (Cc-Flo)

Awan cirrocumulus yang satu ini merupakan awan yang mempunyai bentuk seperti helai kecil yang berbentuk bulat. Bagian dasar awan cirrocumulus ini mempunyai tekstur yang kasar.

Awan ini hampir sama dengan awan castellanus. Awan ini hampir sama seperti awan castellanus, jika kondisi ini telah berevolusi setelah awan castellanus ini menghilang.

Karakteristik Awan Cirrocumulus

Setiap jenis awan pasti mempunyai ciri-ciri, bentuk, fisis dan karakteristik dari awan tersebut. Berikut ini penjelasan mengenai karakteristik awan cirrocumulus yaitu sebagai berikut :

Bentuk dan Wujud Awan Cirrocumulus

  • Setiap awan pasti mempunyai bentuk yang sangat unik. Hal ini merupakan ciri khas masing-masing dari setiap jenis awan. Bentuk awan cirrocumulus ini terlihat seperti ombak di pantai. Awan ini mempunyai bentuk bulat dan serpihan yang mempunyai warna putih.
  • Awan cirrocumulus ini mempunyai bentuk putus-putus dan terdiri dari kristal es yang membuku. Sehingga, awan ini akan berbentuk seperti domba yang tidak mempunyai bayangan.
  • Awan cirrocumulus ini mempunyai bentuk hampir sama dengan awan altocumulus. Awan ini cirrocumulus ini mempunyai bentuk seperti bulatan-bulatan kecil.

Fisis Awan Cirrocumulus

Awan ini terdiri dari gumpalan kristal es yang membeku. Selain itu, awan ini mempunyai tetesan air yang dingin. Oleh karena itu, awan ini mempunyai sifat yang mudah membeku.

Pada dasarnya, awan ini jarang sendiri. Akan tetapi awan ini akan bercampur dengan cirrus yang sebagian lebih besar dari jenis awan lainnya.

Karakteristik Awan Cirrocumulus

Berikut ini beberapa karakteristis dan ciri-ciri dari awan cirrocumulus yaitu sebagai berikut :

  • Tekstur awannya sangat tipis
  • Mempunyai bentuk seperti perca dan berwarna putih
  • Awannya terputus-putus dan dipenuhi dengan kristal es
  • Terdapat elemen kecil yang berbentuk seperti biji
  • Awan ini biasanya mengumpul dam memencar
  • Mempunyai susunan yang teratur
  • Mempunyai umur yang sangat singkat dibandingkan dengan awan lainnya
  • Dapat berubah menjadi awan cirrostratus
  • Dapat bercampur dengan salju

Setelah mengetahui karakteristik dan ciri-ciri dari cirrocumulus, Sebaiknya Anda juga mengetahui fakta menarik dari awan yang satu ini yaitu sebagai berikut :

  • Awan ini terbentuk di tanah. Biasanya awan ini bisa disebut dengan kabut.
  • Awan yang terlihat di langit dikarenakan adanya efek dari pesawat terbang.
  • Awan ini mempunyai berat hampir ratusan ton.
  • Selain bumi, planet lain juga mempunyai atmosfer dan awan jenis ini. Seperti planet Venus, Jupiter, dan Saturnus.

Itulah tadi pembahasan mengenai karakteristik dari awan cirrocumulus, pengertian, jenis, dan bentuk dari awan itu sendiri. Awan ini berbentuk seperti kapas yang menyebar luas di langit. Awan ini mempunyai formasi warna dari warna putih menjadi warna biru pucat. Selain itu, awan ini terlihat seperti ekor bulu domba yang mempunyai bentuk bulat.

Awan cirrocumulus ini terbentuk karena air menguap dan kemudian berubah menjadi butiran-butiran kristal es. Butiran kristal es tersebut jika menetes akan mempunyai tetesan air yang cukup dingin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *