Dirgantara Lapan – Fakta-Fakta Antariksa dan Alam Semesta

Jam Buka :

Telepon :

Email Kami :

Tampak Seperti Gelombang Besar, Bahayakah Awan Arcus?

Fenomena alam cukup sering terjadi di Indonesia. Pernahkah Anda melihat awan yang hampir mirip dengan gelombang tsunami? Fenomena Awan ini disebut dengan awan arcus yaitu awan yang berbentuk seperti lapisan atau gulungan ombak tsunami yang menjadi pertanda bahwa akan turun hujan badai, awan ini memang sangat jarang ditemukan karena tidak pasti kapan terjadinya. Namun awan ini pernah terjadi juga di daerah Jakarta, Bandung, Sulawesi Barat, Jawa Timur dan daerah lainnya di indonesia.

Awan arcus ini memang kerap membuat takut masyarakat tapi pada umumnya tidak berbahaya, hanya saja ketika fenomena ini terjadi jangan berada diluar ruangan, segeralah masuk ke dalam ruangan. Apakah Anda masih belum paham mengenai awan arcus? Jika belum mari kita simak bersama penjelasan lebih lengkapnya berikut ini yang sudah kami rangkum untuk Anda.

 

 

Awan Arcus

Awan arcus merupakan suatu fenomena dimana sebagian awan cumulonimbus yang nantinya dapat menimbulkan hujan lebat, angin kencang, angin puting beliung, hujan es dan petir. Awan arcus tampak seperti gelombang besar yang berlapis atau bergulung. Awan ini akan tampak sedang menimbun awan yang berbeda yaitu di bawah dan di atasnya, akan tetapi tidak dengan sesama awan arcus. Perlu Anda ketahui bahwa fenomena ini biasanya pertanda akan hujan badai.

Penyebab Terbentuknya Awan Arcus

Penyebab terbentuknya awan arcus ini adalah suatu penyerta dari awan cumulonimbus. Dalam awan cumulonimbus ini biasanya terjadi ketika suatu aliran udara naik yang kemudian turun. Ketika udara turun bersuhu dingin dan apabila telah mencapai tanah akan memicu naiknya udara hangat serta udara lembab. Udara hangat inilah yang nantinya akan masuk ke awan cumulonimbus.

Ketika aliran udara hangat telah masuk pada awan cumulonimbus maka suplai energi menimbulkan awan ini akan semakin kuat dan besar. Oleh karena itu, awan ini terbentuk karena adanya awan cumulonimbus yang terus membuatnya tumbuh membesar dan selama ada udara lembab dan hangat yang masuk pada permukaan.

Fenomena ini juga terjadi karena adanya atmosfer yang tidak stabil di sepanjang pertemuan antara udara yang panas dengan udara yang dingin dalam sistem turunnya badai yang kemudian menyebar. Apabila udara panas itu naik dan bersamaan dengan udara dingin, maka menimbulkan proses kondensasi.

Fenomena ini juga tidak hanya sekedar mengakibatkan munculnya awan arcus, akan tetapi juga mengakibatkan angin laut yang berskala sangat luas. Jadi dapat disimpulkan bahwa awan arcus itu murni kejadian pembentukan awan.

Dampak Adanya Awan Arcus

Berikut ini beberapa dampak dari awan arcus antara lain:

1. Membahayakan Pesawat ketika dalam Perjalanan

Awan arcus ini sangat membahayakan bagi mereka yang sedang berada di perjalanan menggunakan pesawat. Apabila pesawat melalui awan arcus akan berdampak besarnya turbulensi dan sangat berkemungkinan pesawat tersebut tersambar petir. Tidak hanya tersambar petir, awan arcus ini biasanya disertai dengan angin kencang yang tentunya dapat membahayakan saat pesawat melintas.

2. Mengakibatkan Hujan Badai

Awan arcus ini memang tidak memunculkan tornado, namun awan ini bisa menimbulkan hujan badai yang besar. Hujan badai terjadi apabila udara dingin dari sistem turunnya badai itu membesar atau menyebar. Banyak orang mengatakan bahwa awan ini suatu pertanda terjadinya tsunami yang memang bentuk dari awan ini menyerupai tsunami, akan tetapi pada faktanya awan ini hanya menimbulkan hujan badai.

3. Menimbulkan Angin Kencang

Salah satu dampak dari awan arcus yaitu dapat menimbulkan angin kencang. Angin kencang ini terjadi karena adanya perbedaan suatu tekanan yang disebabkan oleh perbedaan suhu yang kemudian membentuk angin kencang seperti angin puting beliung.

Itulah penjelasan mengenai awan arcus. Jadi dapat disimpulkan bahwa awan ini tidak berbahaya dan bukan suatu hal yang khusus untuk dilakukan apabila fenomena ini terjadi. Walaupun awan ini terjadi terbilang sangat jarang, akan tetapi Anda harus tetap waspada demi keselamatan. Segeralah masuk kedalam ruangan dan jangan keluar dari ruangan apabila fenomena terjadi di tempat Anda.